<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691</id><updated>2011-07-28T07:56:18.841-07:00</updated><category term='Akhlaq'/><category term='Tanya Jawab'/><category term='Pendidikan'/><category term='Ibadah'/><category term='Aqidah'/><category term='Iman'/><title type='text'>Ichsans.Blog</title><subtitle type='html'>Sebuah Langkah Menggapai Manfaat
Raih Ridha Ilahi....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-4250540796357605670</id><published>2010-05-31T10:30:00.000-07:00</published><updated>2010-05-31T10:32:14.045-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>SANDI DAN ALDI, BALITA YANG KECANDUAN ROKOK</title><content type='html'>Disaat takdir Allah terwujud, disaat jodoh sudah datang, dan disaat akad nikah telah terlaksana, maka satu harapan yang ada dalam benak pasangan pengantin tersebut adalah hadirnya sang buah hati (anak)  yang akan menghiasi rumah tangga baru tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak adalah permata bagi setiap keluarga dan merupakan anugerah terindah dalam kehidupan rumah tangga. Mereka adalah amanah Allah yang dititipkan kepada setiap orang tua yang sudah seharusnya dijaga kesuciannya, dididik, dipelihara serta dibimbing dalam menjalani hidup yang penuh tantangan dan cobaan ini. Demikian itu karena mereka adalah generasi bangsa ini, yang akan menerima estafet kepemimpinan dimasa mendatang. Namun sayang seribu kali sayang, anak-anak kita saat ini dihadapkan dalam dunia yang serba gelap. Faktor lingkungan, bacaan dan tontonan begitu besar pengaruh negative yang tentunya cepat atau lambat akan memberikan dampak yang kurang baik bagi anak-anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini ( Senin, 31 Mei 2010) hatiku sedih dan pilu saat menyaksikan sebuah acara bingkai berita Trans TV. Anak balita yang usianya kurang lebih 2,5 tahun bernama Aldi berasal dari Desa Telukkemang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan sudah kecanduan rokok. Dalam satu hari dia dapat menghabiskan lebih dari dua bungkus rokok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aldi mulai merokok sejak berumur 1,5 tahun atau tepatnya setahun yang lalu. Pada mulanya Aldi terus menangis, namun tangisannya terhenti saat ia diberi rokok oleh ibunya. Sejak itulah Aldi ini kecanduan rokok. Balita ini pun selalu minta dibelikan rokok kepada orang tuanya layaknya seorang bocah meminta permen. Jika tidak merokok, balita ini mengaku pusing hingga ia menangis. Bocah bertubuh gempal ini pun jarang makan dan ia lebih banyak mengisap rokok.&lt;br /&gt;Pada suatu hari tim dari transTV menantang Aldi untuk tidak merokok selama 3 jam. Ditemuinya Aldi yang pagi itu menemani ibunya yang berdagang dipasar, tim berjanji akan memberikan uang atau hadiah bila mampu selama 3 jam tidak merokok. Aldi menyetujui nya, pada jam pertama dia masih bisa diatasi, jam kedua dia mulai merengek dan menangis sebelum memasuki jam ketiga sudah tak dapat mengendalikan diri, mulai mengamuk dan mengambil uang ibunya lalu menghampiri penjual rokok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penjual rokok tidak melayaninya belakangan tubuh Aldi melemah seperti hendak pingsan. Baru saja melewati 2 jam tim penantang menyerah dan memberikan rokok pada Aldi yang kemudian dihisapnya dengan penuh kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena aneh dan diluar kebiasaan anak pada umumnya ini sebenarnya tidak hanya menimpa Aldi balita dari Desa Telukkemang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertengahan bulan Maret tahun 2010 yang lalu ada juga berita yang disiarkan pada salah satu TV swasta, seorang balita bernama Sandi Adi Susanto yang baru berumur 4 tahun asal Kota Malang, Jawa Timur yang gemar merokok dan berbicara kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ibunya, keseharian Sandi ketika berada di rumah dan menjelang tidur juga tidak ubahnya seperti balita lainnya, membutuhkan dot susu dan bermanja pada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi setelah bangun tidur dan cuci muka,  Sandi langsung minta rokok. Setelah merokok Sandi langsung diambil oleh 'teman-temannya' yang bekerja sebagai tukang parkir atau tambal ban dan baru sore hari Sandi "dikembalikan" ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sandi sejak kecil sudah mendapatkan "modelling" dari lingkungan sekitarnya yang rata-rata perokok berat dan merokok dianggap sebagai sesuatu yang menyenangkan. Kondisi ini mempengaruhi perjalanan hidup Sandi sehingga pada usia 1,5 tahun Sandi sudah kenal dan mulai kecanduan rokok serta fasih dalam mengucapkan kata-kata kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya Sandi sendiri tidak tahu apa yang dilakukannya dan tidak paham terhadap apa yang diucapkannya. Demikian itu karena bahasa yang dipelajarinya terbatas dan perilaku yang menjadi panutan dari lingkungannya juga seperti itu, maka Sandi pun hanya paham dengan apa yang dilihat dan didengar setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sandi dan Aldi adalah fenomena yang menimpa anak bangsa. Kondisi yang menimpa kedua balita ini tidak menutup kemungkinan juga bisa menimpa anak-anak kita, bilamana kita sebagai orang tua tidak mampu memberikan teladan positif serta tidak memberikan bimbingan dan arahan juga batasan pergaulan anak-anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa peran orang tua, lingkungan, bacaan dan tontonan sangatlah besar dalam memberi warna bagi jiwa, akhlak serta kepribadian anak-anak kita. Maka dari itu, teori pendidikan anak yang ditawarkan oleh islam yang termaktup dalam Al-qur’an dan hadist Rasulullah mari kita terapkan dalam lingkungan keluarga kita. Bagaimana dengan pendapat anda sebagai orang tua atau para pendidik…? Bila ada teori positif yang bisa ditawarkan…. Dipersilahkan untuk disampaikan, agar asas manfaat lebih dapat kita rasakan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-4250540796357605670?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/4250540796357605670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/05/sandi-dan-aldi-balita-yang-kecanduan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/4250540796357605670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/4250540796357605670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/05/sandi-dan-aldi-balita-yang-kecanduan.html' title='SANDI DAN ALDI, BALITA YANG KECANDUAN ROKOK'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-8700462881924390237</id><published>2010-02-07T08:07:00.002-08:00</published><updated>2010-02-07T08:14:45.353-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>Hukum Ikut Merayakan Valentine Days</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S O A L :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saya Iril di Pontianak, saya mau nanya, apa hukumnya valentine bagi umat islam,soalnya setiap tanggal 14 Februari pemuda semangat banget merayakannya…?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;( Iril di Pontianak &lt;/strong&gt;)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;J A W A B :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku… Allah Subhannahu wa Ta’ala telah berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah:51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli tafsir memberikan makna “&lt;em&gt;menjadi pemimpin (mu&lt;/em&gt;)” diatas adalah antara lain menjadikan orang Yahudi atau Nasroni sebagai panutannya. Dengan demikian jelaslah bahwa barang siapa yang mengikuti perayaan atau aktivitas orang-orang kafir tersebut dengan disadari atau tidak, maka pada dasarnya ia telah mengakui kepemimpinan orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan firman Allah di atas, maka jelaslah bahwa disaat orang-orang Islam ikut-ikutan dalam perayaan Valentine days tersebut sangat tidak bisa dibenarkan. Sebab, perayan hari Valentine ini tidak memiliki dasar hukum dalam syari’at Islam. Bahkan sebagai mana catatan sejarah yang ada, meskipun banyak versi, perayaan Valentine days ini sangat erat kaitanya dengan ritual dan keyakinan orang-orang nasrani. Sebagian ahli sejaran menulis bahwa asal mula Valentine itu berkaitan dengan St. Valentine. Ia adalah seorang pria Roma yang menolak melepaskan agama Kristen yang diyakininya. Ia meninggal pada 14 Februari 269 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam versi lain disebutkan bahwa Saint Valentine adalah seorang pria yang membaktikan hidupnya untuk melayani Tuhan di sebuah kuil pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Ia dipenjarakan atas kelancangannya membantah titah sang kaisar. Baru pada tahun 496 Masehi, pendeta Gelasius menetapkan 14 Februari sebagai hari penghormatan bagi Valentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sekilas cuplikan sejarah yang berkaitan dengan perayaan yang sangat di agung-agungkan oleh anak-anak muda saat ini. Terlepas dari benar atau tidaknya cerita sejarah tersebut, maka sungguh tidak dibenarkan bagi kaum muslimin ikut-ikutan merayakan hari valentine tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Daud no. 4031)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku…. Islam adalah agama yang paling mulia. Islam adalah agama yang paling diridhai oleh Allah. Islam adalah agama yang akan mengantarkan manusia menuju keselamatan dunia dan akhirat. Jangan sampai kita menodainya. Hanya gara-gara kita mempercayai dan meyakini aktivitas Valentine days setiap tanggal 14 Februari, akan berakibat fatal yang akan mengantarkan kita terjerumus dalam kenistaan karena kita telah tergolong dalam barisan kaum kuffar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat saudaraku…  Di dalam dua kalimah syahadat yang telah kita ucapkan, bahkan sering kita ulang-ulang dalam keseharian kita tersebut mengandung makna “&lt;em&gt;Al-wala’ wal baraa’. Al-wala’ &lt;/em&gt;mengandung makna loyalitas kepada Islam, dan al-Bara’ mengandung makna benci kepada kekafiran dan orang-orang kafir. Wujud dari &lt;strong&gt;&lt;em&gt;al-wala’ dan al-bara’&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; adalah kaum muslimin berbeda dengan orang kafir, serta bangga dengan identitas keislamannya. Allah Ta’ala berfirman, “Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syari’at (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syari’at itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.” (QS. Al-Jatsiyah: 18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala berfirman, “Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun itu bapak-bapak, anak-anak, atau saudara-saudara, ataupun keluarga mereka.” (QS. Al-Mujadalah: 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian jelaslah bahwa sebagai orang Islam, kita harus loyal kepada Islam dan membenci kekafiran. Kasih sayang diantara orang Islam itu tidak terbatas oleh ruang dan waktu, dalam arti setiap saat kita harus saling menebar kasih sayang sesama kita dan tidak harus menunggu tanggal 14 Februari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga allah Subhanahu wa ta’ala senantiasa membimbing kita, dan semoga islam tetap menjadi keyakinan kita sampai akhir hayat tanpa harus ternodai oleh aktivitas rendahan seperti ikut-ikutan dalam perayaan hari valentine ini. Sadarilah bahwa diantara langkah-langkah setan adalah “Tazyin” (menghias). Keberhasilan syetan dalam tazyin ini antara lain adalah lahirnya perayaan valentine days. Hari Valentine yang di maknai sebagai “hari kasih sayang” benar-benar telah mampu membiyus mayoritas generasi muslim dan telah memporak porandakan aqidah mereka.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-8700462881924390237?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/8700462881924390237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/02/hukum-ikut-merayakan-valentine-days.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/8700462881924390237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/8700462881924390237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/02/hukum-ikut-merayakan-valentine-days.html' title='Hukum Ikut Merayakan Valentine Days'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-5117285966018233667</id><published>2010-01-15T02:00:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T02:02:38.662-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>S Y U K U R</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Jika sendiri janganlah merasa sendiri, &lt;br /&gt;ada Allah yang sedang mengawasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sedih janganlah dipendam dalam hati, &lt;br /&gt;Ada Allah tempat berbagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika susah janganlah menjadi pilu,&lt;br /&gt;Ada Allah tempat mengadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika gagal jangan putus asa,&lt;br /&gt;Ada Allah tempat meminta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bahagia jangan menjadi lupa,&lt;br /&gt;Ada Allah tempat memuja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah selalu Allah, niscaya Allah akan menjagamu&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-5117285966018233667?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/5117285966018233667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/s-y-u-k-u-r.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/5117285966018233667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/5117285966018233667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/s-y-u-k-u-r.html' title='S Y U K U R'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-3110025120448955053</id><published>2010-01-13T16:53:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T17:01:40.805-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>NAMA SURAT DALAM AL-QUR'AN YANG LEBIH DARI SATU NAMA</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S O A L :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ustadz…. saat saya  mencari surah “ Hamim Sajadah “ dalam satu Al-Qur’an dan ingin membuka terjemahnya, ternyata tidak ada. Tetapi setelah saya urutkan ternyata namanya lain, yaitu Fusilat. Masih adakah surah Al-Qur’an yang mempunyai lebih dari satu nama ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;( dari : 085335xxxxx &lt;/strong&gt;)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;J A W A B :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul ….., ada beberapa surah Al-Qur’an yang memiliki lebih dari satu nama. Berikut ini akan saya sebutkan beberapa nama surat yang mempunyai sinonim nama, tetapi ini sejauh yang saya tahu saja. Nama surah itu antara lain adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;em&gt;Al – Fatihah &lt;/em&gt;  :  Ummul kitab, Ummul Qur’an, Fatihatul&lt;br /&gt;     Kitab dan Sab’ul Masani.&lt;br /&gt;2. &lt;em&gt;At – Taubah &lt;/em&gt;  :  Baro’ah.&lt;br /&gt;3. &lt;em&gt;Hamim Sajadah&lt;/em&gt;  :  Fushshilat&lt;br /&gt;4. &lt;em&gt;Al – Mu’min&lt;/em&gt;  :  Ghaafir&lt;br /&gt;5. &lt;em&gt;Al – Insan&lt;/em&gt;  :  Ad – Dahr&lt;br /&gt;6. &lt;em&gt;Al – Lahab&lt;/em&gt;  :  Al – Masad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian  beberapa  surah yang memiliki lebih dari satu nama, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Maka disaat kita temui ada perbedaan nama dalam  dua mushab Al – Qur’an maka kita sudah faham dan tidak bingung lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WANITA ANSHAR&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-3110025120448955053?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/3110025120448955053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/nama-surat-dalam-al-quran-yang-lebih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3110025120448955053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3110025120448955053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/nama-surat-dalam-al-quran-yang-lebih.html' title='NAMA SURAT DALAM AL-QUR&apos;AN YANG LEBIH DARI SATU NAMA'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-4542248043788664199</id><published>2010-01-13T16:42:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T16:50:44.900-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>MENITI JALAN ISTIQAMAH</title><content type='html'>( Materi ini di copy dari kumpulan Artikel : &lt;em&gt;muslim.or.id&lt;/em&gt; arsip bulan Januari 2009 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum muslimin rahimakumullah, di dalam kehidupan manusia, Allah telah menetapkan jalan yang harus ditempuh oleh manusia melalui syariat-Nya sehingga seseorang senantiasa Istiqomah dan tegak di atas syariat-Nya, selalu menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya serta tidak berpaling ke kanan dan ke kiri. Allah ta’ala telah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk senantiasa istiqomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman yang &lt;em&gt;artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Robb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap beristiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (di dunia)” (QS. Al Ahqaaf [46]: 13-14&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi bagaimana pun juga seorang hamba tidak mungkin untuk senantiasa terus dan sempurna dalam istiqomahnya. Terkadang seorang hamba luput dan lalai yang menyebabkan nilai istiqomah seorang hamba menjadi berkurang. Oleh karena itu, Allah memberikan jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan beristigfar dan memohon ampun kepada Allah ta’ala dari dosa dan kesalahan. Allah ta’ala berfirman &lt;em&gt;yang artinya, Maka beristiqomahlah (tetaplah) pada jalan yang lurus menuju kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya”. (QS. Fushshilat [41]: 6).&lt;/em&gt; Di dalam al-Qur’an maupun Sunnah telah ditegaskan cara-cara yang dapat ditempuh oleh seorang hamba untuk bisa meraih istiqomah. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, memahami dan mengamalkan dua kalimat syahadat dengan baik dan benar. Allah Ta’ala berfirman, “&lt;em&gt;Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ‘ucapan yang teguh’ dalam kehidupan di dunia dan di akhirat” (QS. Ibrahim [14] : 27).&lt;/em&gt; Makna “ucapan yang teguh” adalah dua kalimat syahadat. Sehingga, Allah akan meneguhkan orang yang beriman yang memahami dan mengamalkan dua kalimat syahadat ini di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, membaca al-Qur’an dengan menghayati dan merenungkannya. Allah berfirman yang artinya, &lt;em&gt;“Katakanlah: ‘Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan al-Qur‘an itu dari Robb-mu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. An Nahl [16]:102)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, berkumpul dan bergaul di lingkungan orang-orang saleh. Hal ini sangat membantu seseorang untuk senantiasa istiqomah di jalan Allah ta’ala. Teman-teman yang saleh akan senantiasa mengingatkan kita untuk berbuat baik serta mengingatkan kita dari kekeliruan. Bahkan dalam al-Qur’an disebutkan bahwa hal yang sangat membantu meneguhkan keimanan para sahabat adalah keberadaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah berfirman yang artinya, &lt;em&gt;“Bagaimana mungkin (tidak mungkin) kalian menjadi kafir, sedangkan ayat-ayat Allah dibacakan kepada kalian, dan Rosul-Nya pun berada di tengah-tengah kalian? Dan barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya dia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Ali ‘Imran [3]:101)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, berdoa kepada Allah ta’ala agar Dia senantiasa memberikan kepada kita istiqomah hingga akhir hayat. &lt;em&gt;Bahkan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah doa, “Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik ” artinya “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz Dzahabi, lihat pula Shahihul Jami’)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kelima&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, membaca kisah Rasulullah, para sahabat dan para ulama terdahulu untuk mengambil teladan dari mereka. Dengan membaca kisah-kisah mereka, bagaimana perjuangan mereka dalam menegakkan diinul Islam, maka kita dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut sebagaimana firman Allah ta’ala yang &lt;em&gt;artinya, “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Huud [11]: 120)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum muslimin rahimakumullah demikianlah sedikit yang dapat kami sampaikan sebagai renungan bagi kita semua untuk meniti jalan istiqomah. Semoga Allah ta’ala memberikan keteguhan kepada kita untuk senantiasa menjalankan syariat-Nya hingga kelak kematian menjemput kita semua. Amiin ya Mujibbassaailiin. &lt;br /&gt;[Diringkas dari penjelasan Hadits Arba'in No. 21 yang ditulis oleh Ustadz Abdullah Taslim, Lc.]&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Penulis: Amrullah Akadhinta&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-4542248043788664199?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/4542248043788664199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/meniti-jalan-istiqamah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/4542248043788664199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/4542248043788664199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/meniti-jalan-istiqamah.html' title='MENITI JALAN ISTIQAMAH'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-698303115440323488</id><published>2010-01-13T15:26:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T15:43:36.483-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>ADA TAMU SAAT SHOLAT</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S O A L :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Assalaamu'alaikum Wr.Wb.&lt;br /&gt;Kata orang, kalau shalat khusyu’ itu orang  disampingnya tidak diketahui. Tetapi orang pernah berkata, jika ada tamu dan kamu lagi shalat, keraskan suaramu, jadi tak konsentrasi dong…..? kan tau atau mendengar kalau ada tamu ………?&lt;br /&gt;( &lt;strong&gt;dari : 085235xxxxx&lt;/strong&gt;)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;J A W A B :&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa'alaikum Salam Wr. Wb.&lt;br /&gt;Saudara penanya yang kami hormati.&lt;br /&gt;Memang benar………, bagi orang-orang shalih, bertemu Allah lewat shalat adalah saat yang paling membahagiakan, karena pada waktu itulah ia bisa mencurahkan semua isi hati dan terus berminajat pada Allah. Ia sangat merasakan kenikmatan berkomunikasi dengan Allah, setelah itu tampak hasil perubahan sikap pada dirinya menuju kesempurnaan akhlak.&lt;br /&gt;   Allah berfirman dalam surah Al-Mu’minun ayat 1-3 sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Artinya : Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, ( yaitu ) orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya.&lt;/em&gt;   ( Al-Mu’minun : 1 – 2 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Pengertian khusyu’ secara ringkas sebagaimana disampaikan oleh ahli tafsir adalah : bahwa khusyu’ itu merendahkan diri dengan hati, pandangan dan dengan suara.&lt;br /&gt;   Memang benar, bahwa orang yang khusu’ itu bisa jadi dia tidak tau siapa yang ada disampingnya. Demikian itu karena ia benar-benar konsentrasi dengan Allah.&lt;br /&gt;   Akan tetapi yang demikian itu bukan harga mati, maksudnya…….khusu’ tidak mesti seperti itu, sebab kadang-kadang situasi dan kondisi menentukan lain. Yang jelas, disaat dia shalat dan merasakan nikmat bersama Allah SWT, kemudian dia menampakkan akhlak yang sempurna diluar shalatnya, sikapnya baik, tutur katanya sopan, dan segala tingkah lakunya terpuji. Maka inilah arti sebenarnya dari khusyu’.&lt;br /&gt;   Contoh situasi dan kondisi yang menentukan lain adalah disaat ada tamu. Dalam kondisi seperti ini Islam tetap memberikan solusi yang baik, yang tentunya tidak akan merusak makna kekhusyu’an dalam pelaksanaan shalat itu sendiri.&lt;br /&gt;   Kejadian seperti itu pernah ada pada jaman Nabi, dan Nabi pun memberikan contoh untuk kita. Boleh dengan cara mengeraskan bacaan  shalat atau takbir-takbir kita, atau dengan dehem-dehem, atau bahkan dengan mengangkat tangan. Dan ini bukan berarti tidak khusyu’. Nabi menjelaskan dalam hadist sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Artinya : Dari Ali k.w ia berkata : “ saya diperbolehkan oleh Rasulullah S.a.w dating kepada beliau, baik diwaktu siang atau diwaktu malam. Dan apabila saya dating kepada beliau diwaktu beliau sedang sholat, beliau mendehem-dehem kepada saya (untuk mengizinkan saya ).&lt;/em&gt;      (H.R Ahmad, Ibnu Majah dan Nasa’i)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dalam hadist lain, sebagaimana dijelaskan oleh Abdullah bin Umar saat minta penjelasan pada sahabat Bilal bin Rabbah tentang cara Nabi menjawab salam disaat beliau sedang shalat, hadist tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Artinya : dari Ibnu Umar ia berkat : saya bertanya kepada Bilal. Bagaimana tuan lihat Nabi S.a.w mejnawab salam kepada mereka (parasahabat) diwaktu mereka (para sahabat) mengucapkan salam sedang Beliau (Nabi) sedang shalat ?. Bilal berkata : Beliau ( Nabi ) menjawab begini, sambil Bilal membuka tapak tangannya. &lt;/em&gt;      ( H.R. Abu Daud dan Tirmidzi )&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pada hadist pertama menjelaskan bahwa disaat Ali bertamu ke rumah Nabi S.a.w sedangkan Nabi sedang shalat, maka Nabi berdehem-dehem tanda Nabi mempersilakan masuk. Dan pada hadist kedua, sebagaimana yang dijelaskan oleh sahabat Bilal, bahwa jika ada yang mengucapkan salam sedangkan Nabi dalam keadaan sholat, maka beliau membuka telapak tangannya sebagai isyarat menyuruh tunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Apa yang saudara katakan memang benar adanya, kalau orang benar-benar sedang konsentrasi dalam shalatnya, maka bisa jadi tidak mengetahui tentang siapa yang berdiri disampingnya. Hal demikian terbukti pada saat khalifah Umar bin khattab, dimana saat beliau sedang menjadi Imam saat shalat shubuh, tiba-tiba Abu Lu’lu’ah oaring yang beragama Majusi yang pura-pura ikut shalat jama’ah, tiba-tiba maju kedepan dan menusuk kholifah Umar yang sedang jadi Imam sholat tadi dengan  belati sebanyak enam kali, namun khalifah Umar tidak terasa karena khusyu’nya beliau dalam shalat, lalu tiba-tiba terjatuh dan dua hari kemudian beliau wafat.&lt;br /&gt;   Pada saat itu para jama’ah yang lain juga tidak mengetahui kalau imamnya yaitu kholifah Umar sedang ditusuk belati oleh orang lain. Ini bukti kekhusyu’an yang luar biasa yang terjadi pada zaman shahabat dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Namun , Apa yang telah diperbuat Nabi saat ada tamu ketika beliau sedang shalat sebagaimana dijelaskan dalam hadist diatas adalah sebagai pelajaran bagi kita dan bukti bahwa sebenarnya Islam itu tidak saklek atau kaku, akan tetapi Islam itu mudah dan tidak memberatkan bagi ummatnya, asalakan kita tahu Ilmunya melalui dalil-dalil yang shahih dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Bahkan, dalam hadist lain menjelaskan bahwa Nabi S.a.w pernah menggendong cucunya yang sedang menangis saat beliau shalat, ( yaitu Umamah binti Zainab ). Disaat Nabi sedang berdiri, maka cucunya itu digendongnya, dan apabila beliau sedang sujud maka beliau letakkan cucunya tersebut.&lt;br /&gt;   Selain itu ada hadist lain yang tertulis dalam kitab Bulughul Maram, bahwa Nabi membolehkan kepada kita untuk membunuh kalajengking dan ular ketika kita sedang shalat, sebab kedua binatang ini sangat berbahaya apalagi jika kedua binatang ini sedang mengancam jiwa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Saudaraku… khusyu’ dalam shalat itu memang harus. Khusyu’ dalam arti kita merasa nikmat bertemu Allah dalam shalat kita dan bisa kita wujudkan dalam perilaku yang baik setelah kita selesai dari menjalankan shalat. Untuk lebih jelasnya, Ade’ buka lagi Tanya jawab jilid satu yang lalu tentang cirri orang-orang yang khusyu’ dalam shalat dan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Kesimpulannya ……… khusyu’ dalam shalat bukan berarti harus tidak tahu apa-apa, maksudnya……disaat kondisi menentukan lain, dalam hal ini berkaitan dengan adanya tamu yang datang, maka Nabi S.a.w  telah memberikan solusi terbaik, yaitu diantaranya dengan cara mengeraskan suara atau mengeraskan takbir-takbir shalat kita, atau dengan dehem-dehem atau dengan mengangkat tangan, yang tentunya hal ini tidak berlebihan dan tidak mengurangi ma’na kekhusyu’an dalam shalat kita. Wallahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-698303115440323488?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/698303115440323488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/ada-tamu-saat-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/698303115440323488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/698303115440323488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/ada-tamu-saat-sholat.html' title='ADA TAMU SAAT SHOLAT'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-400696367996727119</id><published>2010-01-12T04:39:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T16:02:20.591-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>HTS, VMJ dan TTM</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HUBUNGAN TANPA STATUS ( HTS )Atau VIRUS MERAH JAMBU Atau TEMAN TAPI MESRA ( TTM )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada era 80-an, ketika seruan dakwah mulai marak kebangkitannya, pada saat itu pula budaya pacaran yang melanda para remaja mulai terhapus Jilbabpun sudah tidak asing lagi dan mulai diterima ditengah-tengah masyarakat dan pernikahan dini tidak lagi dianggap tabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tahun demi tahun semangat dan geliat dakwah semakin terbuka dan meluas. Lembaga pendidikan, social, budaya, ekonomi dan politik tak lepas dari sentuhan dakwah. SDIT mulai bermunculan, nasyid tidak lagi asing bagi masyarakat, bank-bank dengan lebel syari’ah bermunculan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kader dakwah tumbuh semakin baik, cerdas, dan sehat. Intelektual bagus, ibadah serta akhlak terjaga dengan halaqah mingguannya. Namun implementasi nilai dan kontroling kurang diperhatikan terutama berkaitan dengan pergaulan antar lawan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hubungan Tanpa Status ( HTS ) adalah satu fenomena pergaulan baru yang mewabah hingga menyentuh anak-anak muda kader dakwah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mengaku tidak pacaran, tetapi kerap berdekatan. Baik secara fisik maupun emosi. Kadang dalam rapat organisasi, untuk persiapan aksi, dalam kegiatan kuliah, hingga aktivitas-aktivitas berlebel dakwah itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Satu contoh kasus ; Dalam sebuah kampus yang rindang ada dua mahasiswa, laki-laki dan perempuan, berjalan bersebelahan. Mereka tampaknya sibuk berdiskusi hingga tak memperdulikan orang  lain disekitarnya, kecuali sekedar satu dua sapaan ringan atau lambaian tangan pada beberapa kenalan yang ditemui di tengah jalan. Kadang pula terdengar tawa menyela pembicaraan mereka. Ketika sampai di masjid kampus, sang ikhwan pun mengingatkan “Ukh, jangan lupa, rapat dimulai jam satu tepat”. “insyaallah” jawab sang akhwat. “yang lain udah dikasih tahu kok”  tambahnya sambil melangkah ke tempat wudlu khusus wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;FENOMENA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menanggapi fenomena maraknya kasus HTS yang sudah menggejala bahkan sudah merambah kalangan aktivis dakwah yang sudah mengenal tarbiyah, maka sudah seharusnya kita meruntut dari akarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada dasarnya, memasuki usia remaja hormon-hormon seksual memang sudah berkembang, sehingga sensitivitas setiap manusia terhadap lawan jenis pun berkembang pesat. Maka wajarlah jika seorang laki-laki tertarik pada wanita dan begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Akan tetapi dalam presfektif islam, implementasi rasa suka dan ketertarikan antar lawan jenis telah diatur berdasarkan nilai-nilai islam juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam Islam, Motivasinya satu : MENSUCIKAN JIWA ( Tazkiyatunnafs ) DAN MENGOKOHKAN KEHIDUPAN YANG AMAN, TENTRAM DAN DAMAI, DENGAN BERSUMBER DARI KEPATUHAN KEPADA ALLAH DAN RASULNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tazkiyatunnafs ( mensucikan jiwa ) adalah prinsip ajaran islam, maka dengan demikian  Mafhum mukhalafahnya bahwa segala apapun yang mengarah pada pengotoran jiwa tentu dicegah dan dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tentu kita masih ingat firman Allah dalam surah al isra’ ayat 32 :&lt;br /&gt;وَلاَتَقْرَبُوْاالزِّنَي اِنَّهُ كَانَ فَاخِشَتَه&lt;br /&gt; Dengan demikian jelaslah bahwa mendekati zina saja sudah terlarang apapun bentuk dan bahasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ingat, bahwa tabi’at dosa itu menumpuk dan melenakan. Awalanya berbuat sesuatu dosa dan menganggap bahwa hal tersebut termasuk dosa kecil. Pada akhirnya dosa tersebut menumpuk dan menjadi dosa besar. Ibarat noda yang mengotori cermin hati, yang pada akhirnya akan menutup keseluruhan cahaya hati itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HADAPI “HTS” DENGAN BIJAKSANA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Tanpa Status ( HTS ) jelas merusak kesucian hati sekaligus melanggar larangan dan aturan Allah yang berkaitan dengan mendekati zina. Namun jelaslah kurang bijak bila mana kita menggunakan cara keras dalam meluruskan fenomena ini, dimana saat itu remaja kita sedang menghadapi gempuran syahwat yang menerjang dari segala arah. Lalu bagaimana seharusnya kita menyikapi realita ini....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membangun komunikasi orang tua dengan anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Komunikasi dua arah ini sudah harus dijalin sejak dini.&lt;br /&gt; Agar lebih efektif, orang tua menempatkan diri sebagai sahabat bagi anak, agar anak lebih leluasa dalam menyampaikan permasalahannya pada orang tua termasuk ketertarikannya pafa lawan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menikah dini&lt;br /&gt; Ingat sabda rasulullah :             يَامَعشَرَالشََّبَاب.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Meintensifkan ibadah&lt;br /&gt; Kalau memang belum siap menikah, tentunya kita harus berhati-hati. Jangan sampai kita mencoba berani “bermain api”. Jangan karena belum mampu menikah, lantas menghalalkan komunikasi yang bebas seperti itu.&lt;br /&gt; Hadits di atas mengisyaratkan untuk para pemuda yang belum mampu menikah agar berpuasa dan ibadah-ibadah lain agar dapat mengekang gejolak hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berlaku Adil pada semuanya&lt;br /&gt; Sekali lagi kita tidak menafikkan perasaan yang tumbuh dalam hati seseorang, tapi kita harus mampu mengendalikannya. Rasa suka akan menumbuhkan kecenderungan. Maka harus adil pada semua ikhwan ataupun akhwat untuk menjaga keikhlasan kita.&lt;br /&gt;5. Murabbi yang bijak&lt;br /&gt; Peran murabbi pada mutarabbi amat besar dalam menapaki aktivitas dakwah dan berperlaku.&lt;br /&gt;6. Saling memperbaiki&lt;br /&gt; Jangan sungkan mengingatkan saudara, tawaasau bil hak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PAGAR BERLAPIS PERGAULAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab pergaulan yang dijabarkan dalam al-qur’an dan al hadist, sesungguhnya merupakan pagar berlapis yang bisa membantu ummat islam untuk tidak terjerumus dalam perzinahan.&lt;br /&gt;Ketika disebutkan : &lt;br /&gt;َلاَتَقْرَبُوْا&lt;br /&gt;Tentu dibutuhkan adanya jarak dan lapisan-lapisan sehingga bila salah satunya roboh maka masih ada penghalang atau pagar lain.&lt;br /&gt;Meskipun demikian, tetap tidak dapat didiamkan bilamana sudah ada salah satu pagar yang roboh, karena resikonya :&lt;br /&gt;Dapat menghilangkan SENSITIVITAS manusia pada dosa.&lt;br /&gt;Atau minimal, yang tidak biasa lama-lama jadi biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara pagar berlapis pergaulan tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perintah menundukkan pandangan&lt;br /&gt;Dalam surah an-Nur ayat : 30&lt;br /&gt;قُل لِلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضّثُوْا مِنْ اَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُواْفُرُوْجَهُمْ&lt;br /&gt;Dalam surah an-Nur ayat : 31&lt;br /&gt;قُل لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغُضُضْنَ مِنْ اَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظُنَ فُرُوْجَهُنّ&lt;br /&gt;2. Menutup aurat dengan sempurna&lt;br /&gt;Dalam surah al-ahzab ayat : 59&lt;br /&gt;يَا ايُّهَاالنَّبِيُّ قُلْ لاَِزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْ نِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيْبِهِنَّ&lt;br /&gt;3. Menjaga lisan dari suara yang mendayu-dayu&lt;br /&gt;Dalam surah al-ahzab ayat : 32&lt;br /&gt;4. Tidak berdua-duaan&lt;br /&gt;5. Tidak bercampur baur antara pria dan wanita&lt;br /&gt;6. Tidak bersentuhan antara pria dan wanita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-400696367996727119?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/400696367996727119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/htm-vmj-dan-ttm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/400696367996727119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/400696367996727119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/htm-vmj-dan-ttm.html' title='HTS, VMJ dan TTM'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-4923750773500739294</id><published>2010-01-08T23:18:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T23:59:09.250-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>'Asyura dan Kisah Nabi-nabi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S O A L :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Assalaamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;Adakah kaitannya antara 'Asyura ( 10 Muharram ) dengan kisah Nabi Musa AS., Nabi Nuh AS., Nabi Ibrahim AS., dan Nabi Yunus AS.,..?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;( Mas Said... Wonogiri Jateng &lt;/strong&gt;) &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;J A W A B :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa'alaikum salam Wr. Wb,.&lt;br /&gt;Bulan Muharram adalah bulan Mulia, sebab bulan Muharram adalah Bulan Allah ( syahrullah ). Selain itu, bulan Muharram termasuk bulan Haram ( Asyharul hurum ). Firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram “ (Q.S at-Taubah : 36) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di bulan Muharram ini juga di sunahkan puasa, sabda nabi SAW :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ&lt;br /&gt;“ Paling utamanya puasa setelah Ramadhan, yaitu puasa di bulan Muharram, dan paling utamanya shalat setelah shalat fadhu adalah shalat malam “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Bulan Muharram ada istilah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;'Asyura &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;( 10 Muhrram ) yang didalamnya di sunahkan puasa. Kaitan dengan kisah Nabi, maka yang jelas dan ada dalilnya adalah yang berkaitan dengan sejarah Nabi Musa AS. hadist yang berkaitan dengan ini adalah : &lt;br /&gt;Diriwayatkan dalam hadits :&lt;br /&gt;عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأُنَاسٍ مِنْ الْيَهُودِ قَدْ صَامُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ مَا هَذَا مِنْ الصَّوْمِ قَالُوا هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي نَجَّى اللَّهُ مُوسَى وَبَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ الْغَرَقِ وَغَرَّقَ فِيهِ فِرْعَوْنَ وَهَذَا يَوْمُ اسْتَوَتْ فِيهِ السَّفِينَةُ عَلَى الْجُودِيِّ فَصَامَهُ نُوحٌ وَمُوسَى شُكْرًا لِلَّهِ تَعَالَى فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى وَأَحَقُّ بِصَوْمِ هَذَا الْيَوْمِ فَأَمَرَ أَصْحَابَهُ بِالصَّوْمِ  (رواه احمد في مسنده)&lt;br /&gt;Dari Abi Hurairah ra berkata : Nabi Saw melewati sekelompok orang yahudi, mereka berpuasa di hari Asyura’. Nabi bertanya : “Puasa apa ini?”. Mereka menjawab : “Ini adalah hari dimana Allah menyelamatkan Musa dan Bani Israil dari tenggelam, dan menenggelamkan Fir’aun. Dan hari ini juga adalah hari merapatnya bahtera (Nabi Nuh) di bukit Judiy. Maka Nabi  Nuh dan Nabi Musa berpuasa sebagai rasa syukur kepada Allah SWT ”. Lalu Nabi berkata : “Saya lebih berhak dengan Nabi Musa dan lebih berhak untuk berpuasa di hari ini”. Nabi pun memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun &lt;em&gt;&lt;strong&gt;'Asyura &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;( 10 Muharram ) yang berkaitan dengan kisah Nabi Yunus AS., Nabi Ibrahim AS., dan nabi Nuh AS., sampai hari ini belum ana dapatkan dalilnya yang kuat, dalam artian, selama ini ada beberapa pendapat yang menjelaskan tentang kejadian-kejadian para nabi pada tanggal ini ( seperti Nabi Nuh mendarat dari pelayaran, nabi Yunus keluar dari perut ikan hiu, Nabi Ibrahim selamat dari kobaran Api dll ), menurut hemat ana, ini hanya sebatas k a t a n y a... atau qiila wa qaala.&lt;br /&gt;Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-4923750773500739294?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/4923750773500739294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/asyura-dan-kisah-nabi-nabi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/4923750773500739294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/4923750773500739294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/asyura-dan-kisah-nabi-nabi.html' title='&apos;Asyura dan Kisah Nabi-nabi'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-5269631338897778244</id><published>2010-01-08T06:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T15:15:23.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>WAKTU TAHRIM</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S O A L :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Assalaamu'alikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan “ Waktu Tahrim “ ? dan ada berapa macam.?&lt;br /&gt;( &lt;strong&gt;dari : 085235xxxx&lt;/strong&gt;)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;J A W A B :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa'alaikum salam Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tahrim&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, secara bahasa berasal dari kata &lt;em&gt;haram&lt;/em&gt;, yang berarti dilarang atau tidak boleh. Jadi waktu tahrim maksudnya adalah waktu yang dilarang oleh Nabi untuk melaksanakan sholat dan mengubur mayit-mayit.&lt;br /&gt;   Nabi S. a. w. bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : &lt;em&gt;Dan baginya dari Uqbah bin ‘Amr : ( ada ) tiga waktu yang Rasulullah S. a. w  larang  kami  bersholat  padanya dan ( larang ) kami mengubur mayit-mayit  kami  padanya :  di  ketika  sedang terbit matahari hingga tinggi    ia,   dan   ketika   tegak   panas  yang  terik  hingga  tergelincir matahari, dan ketika hamper matahari terbenam.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dari  hadist  diatas bias ditarik kesimpulan bahwa ada tiga waktu tahrim  atau  waktu  yang dilarang kita bersholat dan mengubur mayat, antara lain :&lt;br /&gt;1. Waktu matahari sedang terbit.&lt;br /&gt;2. Waktu matahari ditengah – tengah langit ( siang hari )&lt;br /&gt;3. Waktu matahari hamper terbenam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dari hadist lain yang bersumber dari ‘Amar bin ‘Absah katanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : &lt;em&gt;Saya bertanya, ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku tentang sholat…! Ujar Nabi : lakukanlah sholat subuh, kemudian hentikan sholat sampai matahari  terbit dan terangkat naik, karena ia terbit diantara dua tanduk setan, disaat  mana  orang - orang kafir bersujud kepadanya. Kemudian sholatlah   pula,   karena   sholat  itu  disaksikan  dan  dihadiri,  sampai naungan  itu  tepat menimpa panah maka hentikanlah karena itu neraka sedang  dinyalakan apinya, dan jika ia telah tergelincir, maka sholatlah pula, karena  sholat itu disaksikan dan dihadiri sampai anda melakukan sholat Ashar,  lalu  berhentilah  pula sholat sholat sampai matahari dua tanduk setan, disaat mana orang-orang kafir sujud kepadanya.&lt;/em&gt;    ( H.R Ahmad dan Muslim ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Hadist   yang  baru  diatas menjelaskan  alasan tentang   tiga   waktu  tahrim yang disebutkan pada hadist sebelumnya. Alasan   yang   dijelaskan   oleh   Nabi   pada   hadist diatas bahwa kita dilarang  sholat  pada saat matahari sedang terbit dan terbenam, karena pada  dua waktu ini posisi matahari sedang berada diantara dua tanduk setan”.  Maksudnya   menurut   Imam   Nawawi,   pada  waktu - waktu tersebut     setan    mendekatkan    kepalanya    kepada   matahari   agar orang  -  orang  yang sujud menyembah matahari, tampak seperti sujud  menyembahnya    ( kepada setan ).    Maka   ketika   itu  jika ada kaum muslimin   melakukan   sholat,   berarti   syetan   berhasil secara dhahir mengelabuhi   kaum   muslimin  dan  dianggap   telah menyembahnya. Itulah  sebabnya  Nabi  memakruhkan sholat pada waktu tersebut demi untuk menghindarkan akibat yang negative tersebut.&lt;br /&gt;   Adapun  alasan  dilarangnya  sholat   disaat matahari berada tepat ditengah-tengah langit  ( siang hari)  yaitu   saat  matahari  berada tepat pada  kulminasi  atas,   karena,    kata   Nabi   S. a. w,   saat  itu  neraka Jahannam sedang dinyalakan apinya. Wallahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-5269631338897778244?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/5269631338897778244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/waktu-tahrim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/5269631338897778244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/5269631338897778244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/waktu-tahrim.html' title='WAKTU TAHRIM'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-1845369695260431053</id><published>2010-01-08T06:12:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T06:29:50.628-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>MAKAN MANIS SEHABIS WUDHU</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S O A L :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sesudah  wudhu  makan yang  manis-manis dan ingin sholat apa harus    wudhu  lagi ?  atau berkumur – kumur  saja  boleh  …? Atau langsung sholat juga boleh? Apa alasannya?  &lt;br /&gt;                 &lt;strong&gt;(dari : 085235xxxx&lt;/strong&gt;)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;J A W A B :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya,   kita  harus tahu bahwa dalam Al-qur’an atau hadist atau kitab-kitab fiqih tidak  ada  yang  menjelaskan  batalnya wudhu karena makanan yang manis-manis. Jadi jelasnya….…kalau  kita  wudhu  lalu makan yang manis-manis itu boleh langsung sholat.&lt;br /&gt;   Dan   akan   lebih     bagus   lagi,   kalau   sesudah   makan   yang manis-manis   tersebut  kita  berkumur  –  kumur  akan  membersihkan mulut   kita   dari  sisa - sisa  makan,  sebab  jika seandainya masih ada sisa - sisa  makanan  dalam mulut kemudian kita kunyah dan telan saat kita sholat maka ini disebut makan yang tentunya membatalkan sholat, maka sekali lagi berkumur-kumur sebelum sholat itu lebih bagus.&lt;br /&gt;   Mengingat   tidak   ada   hadist   tentang   memakan  yang  manis sesudah  wudhu,  maka  sebagai  perbandingan  dengan   permasalahan diatas,  akan  saya  tunjukkan   hadist  yang  menjelaskan  bahwa  Nabi membolehkan  tidak   wudhu  lagi  setelah makan daging kambing dan dianjurkan  wudhu  lagi  bagi  orang  yang  makan  daging onta. Arti hadist tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Artinya&lt;/strong&gt;  : Dari Jabir bin Samurah, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Nabi S. A. W :   ( Mestikah )   saya   berwudhu  lantaran  memakan   daging kambing?  Sabdanya : “  Jika engkau mau ”.  Ia bertanya : ( Mestikah ) saya berwudhu lantaran memakan daging onta? Sabdanya : “Mesti”.&lt;br /&gt;    ( HR. Muslim )&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;   Dari  hadist  ini  menjelaskan   bahwa  barang  siapa  yang  sudah berwudhu  lalu  makan  daging  kambing,  maka kata Nabi : kalau mau boleh  berwudhu  dan  kalau langsung sholat juga tidak masalah. Akan tetapi  barang  siapa  yang sudah wudhu lalu makan daging onta, maka kata Nabi dia harus wudhu lagi.&lt;br /&gt;   Dalam hadist lain, yang bersumber dari Amar bin Umaiyah Adh-Dhamri r.a. ia berkata :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Artinya &lt;/strong&gt;: Saya    lihat   Rasulullah   S.a.w   memotong     bahu     kambing,    dan memakannya,  tiba - tiba kedengaran panggilan sholat, maka Nabi pula bangkit dan melemparkan pisau, kemudian sholat dan berwudhu.&lt;br /&gt;    ( HR. Buhari Muslim ) &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya…….. setelah    makan     manis   -  manis   boleh langsung  sholat,  tetapi  berkumur  –  kumur  dulu  lebih  bagus  untuk menghilangkan   sisa   makanan.  Selain  itu,  jika  kita  makan   daging kambing  tidak  diharuskan  wudhu  lagi.  Akan  tetapi jika kita makan daging onta, dianjurkan wudhu lagi, Wallahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-1845369695260431053?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/1845369695260431053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/makan-manis-sehabis-wudhu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/1845369695260431053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/1845369695260431053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/makan-manis-sehabis-wudhu.html' title='MAKAN MANIS SEHABIS WUDHU'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-3062164920221095887</id><published>2010-01-01T02:19:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T02:28:47.909-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>Zakat RIKAZ ( Harta Temuan )</title><content type='html'>&lt;strong&gt;S O A L :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;em&gt;Assalaamu'alaikum Wr. Wb. Mas, mau tanya, apa pengertian Rikaz itu...? &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;                                               &lt;strong&gt;Wahyu, Ponorogo&lt;/em&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;J A W A B :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa'alaikum Salam Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rikaz&lt;/strong&gt; adalah harta terpendam dari zaman dahulu atau biasa disebut dengan harta karun. Termasuk didalamnya harta yang ditemukan dan tidak ada yang mengaku sebagai pemiliknya. &lt;br /&gt;Zakat atas harta terpendam adalah 20% (seperlima) dari jumlah hartanya dan tidak disyaratkan harus dimiliki lebih dulu selama satu tahun. &lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits riawayat Jama'ah dari Abi Hurairah, Nabi Muhammad saw bersabda bahwa dalam rikaz itu ada kewajiban zakat sebesar satu per lima atau 20 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat bahwa dalam rikaz tidak ada nisabnya (Fiqh Zakat, I: 453). Jadi, berapa pun harga dari rikaz itu dikeluarkan zakatnya 20 persen. Sebagian ulama berpendapat bahwa rikaz itu ada nisabnya, yaitu sama dengan emas dan perak, senilai 85 gram. Karena itu, jika harta rikaz itu bernilai di atas delapan juta rupiah, maka keluarkan zakatnya sebesar 20 persen.&lt;br /&gt;Wallahu a'lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-3062164920221095887?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/3062164920221095887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/zakat-rikaz-harta-temuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3062164920221095887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3062164920221095887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2010/01/zakat-rikaz-harta-temuan.html' title='Zakat RIKAZ ( Harta Temuan )'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-5300283854079497768</id><published>2009-12-28T22:11:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T07:45:07.486-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>TAKUT ANGSA</title><content type='html'>Pada akhir tahun 2003 yang lalu, kala itu saya  tinggal disebuah pesantren dibilangan kota Cirebon. Pada suatu hari, saya terlibat dialog ringan dengan salah seorang anak pimpinan pondok yang masih berumur sekitar 5 tahunan. De’Daulah demikian saya memanggilnya. Pada umumnya anak seumur dengan de’ Daulah itu sedang lucu-lucunya, kreatif dan banyak hal yang ingin ia ketahui. Demikian itu karena fantasi saat itu memainkan peran yang sangat signifikan. Masa kanak-kanak seperti ini disebut oleh Prof. Dr. Ph. Kohnstamm dalam “Persoonlijkheid in Wording” dengan istilah periode estetis.&lt;br /&gt;Ada satu pertanyaan de’ Daulah yang cukup mengesankan bagi saya saat itu. “Takut setan nggak…?”. Demikian de’ Daulah bertanyan pada saya dengan seriusnya. “Tidak ….! Demikian jawabku mantap. Namun spontan raut wajahnya berubah, seolah-olah ia tidak percaya dengan jawabanku itu.&lt;br /&gt;Sejenak saya berfikir, kemungkinan besar de’ Daulah ini sering ditakut-takuti dengan setan, hantu, gondoruwo atau apapun yang senada dengan itu. Sayapun kurang tahu, siapa yang suka menakut-nakutinya.&lt;br /&gt;Sejenak saya diam, dia bertanya lagi, “Lalu takut sama siapa…..?”. sayapun segera menjawab : “Takut sama Allah”. Dengan sedikit heran de’ Daulah bertanya lagi, “Allah….!, siapa Allah ….?” Katanya. “Allah itu yang menciptakan setan, menciptakan saya dan juga menciptakan de’ Daulah. Kalau Allah punya Neraka, tetapi setan tidak punya. Jadi kita harus takut pada Allah, bukan takut sama setan”. Begitulah saya menjelaskan singkat tentang jawaban saya pada de’ Daulah.&lt;br /&gt;Usai sholat maghrib, saya ajak de’ Daulah ke suatu tempat yang agak gelap, tidak begitu jauh dari lokasi pondok. Segera saya bersembunyi dibalik tembok, iapun berteriak : “Takut……”. Saya segera keluar dan bertanya padanya : “Takut sama siapa …..?”. sambil tertawa de’ Daulah menjawab : “Takut sama Angsa …..”. Sayapun ikut tertawa. Saya berguman dalam hati, “Al-hamdulillah….dia tidak takut lagi sama setan”. Karena dia beralasan bahwa takut sama angsa, maka ku jelaskan bahwa angsanya sedang tidur di kandang.&lt;br /&gt;Sudaah…. de’ Daulah sekarang pulang sendiri saja beranikan ….?, tanyaku. “Berani” jawabnya tegas. Dengan berlari kecil iapun pulang kepondok sendirian. Terbetik dalam hatiku saat itu, bahwa jika anak takut sama angsa itu wajar dan manusiawi, yang penting aqidahnya terselamatkan.&lt;br /&gt;Konklusi yang dapat saya ambil dari peristiwa itu adalah bahwa pada periode estetis atau masa kanak-kanak seperti itu merupakan masa yang paling peka untuk menanamkan aqidah, sikap hidup, bahkan sampai ke masalah idiologi politik. Dengan demikian maka sudah seharusnya bagi orang tua menanamkan dan menyampaikan pendidikan yang benar pada putra-putrinya sejak dini. Demikian itu karena peristiwa kecil sehari-hari sangat efektif untuk menanamkan aqidah dan idiologi yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish-showab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-5300283854079497768?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/5300283854079497768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/5300283854079497768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/takut-angsa.html' title='TAKUT ANGSA'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-2788566032010882000</id><published>2009-12-27T17:02:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T07:57:45.752-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>DUA TEMAN SEKERJA YANG SALING MENGUTAMAKAN</title><content type='html'>Pada zaman dahulu kala disuatu desa diluar kota Yerussalem, ada dua orang teman sekerja yang memiliki sebidang tanah garapan yang mereka kerjakan secara bersama-sama tanpa diberi pembatas pagar.&lt;br /&gt;Pada suatu hari disaat musim tanam telah tiba, mereka sepakat untuk menanami tanah garapan mereka dengan gandum. Meski status diantara keduanya berbeda, yang mana seorang diantaranya masih bujang dan seorang lainnya telah menikah, namun dedikasi kerja mereka sama-sama tinggi dalam menggarap ladang mereka itu hingga masa panen tiba.&lt;br /&gt;Dalam membagi hasil tanaman itu, mereka berdua sepakat memotong gandum itu dengan batangnya, kemudian dijadikan beberapa ikat yang sama bersarnya, kemudia dibagi dua. Setelah untaian itu selesai maka masing-masing mengambil haknya dan diletakkan ditempat yang agak jauh dari milik temannya, terus pulanglah mereka kerumah masing-masing dengan puas lagi gembira.&lt;br /&gt;Waktu tengah malam, teman yang masih bujangan itu berfikir : “Bahwa pembagian yang sama banyaknya itu tidak adil. Sebab ia masih membujang, tiada memerlukan nafkah yang banyak sebagaimana temannya yang sudah beranak istri itu. Dialah yang selayaknya mendapat bagian yang lebih banyak”.&lt;br /&gt;Maka bangkitlah ia dari tempatnya, terus keluar menuju ladang. Sesampainya dia disana, ia ambil haknya itu beberapa untai, ditambahkan ketumpukan milik temannya. Tak seorangpun yang mengetahui perbuatannya itu selain Allah SWT. Kemudian pulanglah ia dengan rasa puas dan bahagia.&lt;br /&gt;Sesudah itu terbangunlah teman yang sudah berkeluarga itu. Iapun berpikir-pikir tentang keadaannya : “Bahwa temannya yang membujang itu memerlukan biaya yang banyak, sebab tak ada yang membantu untuk mencapai segala yang diperlukan. Tentunya ia mengeluarkan uang sebagai ongkos orang yang dimintai tolong untuk sesuatu yang ia ingini, ongkos belanja, ongkos memasak, ongkos mencuci pakaian dan lain sebagainya. Berbeda dengan dirinya sendiri, karena anak istrinya sudah mampu membantu. Maka menurut pemikirannya, pembagian yang ditentukan itu tidak adil”.&lt;br /&gt;Seketika itu juga, keluarlah ia menuju ladang untuk mengambil beberapa untai dari miliknya perlu ditambahkan ketumpukan gandum milik temannya. Setelah selesai ia kerjakan iapun pulang dengan lega dan puas.&lt;br /&gt;Pada pagi harinya keluarlah masing-masing dari dua orang sekerja itu menuju ladang, untuk menikmati tumpukan gandum miliknya yang sudah dikurangi itu.&lt;br /&gt;Tetapi alangkah terkejutnya, waktu masing-masing meneliti hak miliknya ternyata sama sebagaimana pembagian pertama kali. Karena masing-masing berniat untuk mengulangi perbuatannya itu nanti malam. Namun kejadian yang serupa pun terulang lagi. Barulah pada malam ketiga keduanya bertemu tanpa disengaja, yang membuat keduanya terharu atas niat baik mereka. Setelah kejadian itu bertambah eratlah persahabatan mereka.&lt;br /&gt;Pesan moral yang dapat kita ambil dari kisah diatas adalah : “Bahwa wujud kecintaan terhadap teman dan saudara itu harus dibuktikan dengan pengorbanan”. Dan juga suatu sifat baik yang sulit dicapai bagi orang kebanyakan, yaitu : “Merasa puas dan bahagia bila temannya mencapai kebahagiaan dan keberuntungan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish-showab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-2788566032010882000?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/2788566032010882000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/2788566032010882000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/dua-teman-sekerja-yang-saling.html' title='DUA TEMAN SEKERJA YANG SALING MENGUTAMAKAN'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-3112214762385144828</id><published>2009-12-19T08:19:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T08:04:15.158-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibadah'/><title type='text'>TAHUN BARU HIJRIAH 1431 H</title><content type='html'>&lt;em&gt;Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih Tinggi derajatnya di sisi Allah; dan Itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.&lt;br /&gt;Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari padanya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal,&lt;br /&gt;Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.&lt;/em&gt; ( QS. At-Taubah ; 20-22 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulam Muharram adalah bulan yang dimuliakan. Kronologis dari hal ini adalah, karena bulan muharram adalah awal tahun hijriah, dan sebelum bulan Muharram adalah bulan Dzulhijjah yang merupakan bulan terakhir pada penanggalan tahun hijriah.&lt;br /&gt;Sebagaimana kita tahu, dalam bulan Dzulhijjah tersebut terdapat ibadah-ibadah besar sebagai wujud satu proses pensucian diri. Diantara ibadah besar tersebut adalah ; Haji, Umrah dan Ibadah Qurban. Barangsiapa yang mampu melaksnakan ibadah-ibadah besar tersebut dengan baik dan maksimal, haji dan umrahnya mabrur,dan qurbannya ikhlas, maka disaat memasuki bulan Muharram ini dia akan pantas dimuliakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain hal diatas, ada beberapa faktor yang menunjukkan kemualian bulan Muharram ini yaitu bahwa bulan ini disebut dengan "Syahrullah" ( bulan Allah ), bulan Muharram ini juga termasuk bulan harram ( at-Taubah ; 36 ),dan bulan Muharram ini adalah awal tahun hijriah yang sudah disepakati oleh para alim ulama semenjak masa khalifah Umar bin Khathab.&lt;br /&gt;Kemuliaan bulan Muharram juga ditunjukkan dengan adanya hari 'Asyura ( tanggal 10 Muharram ) yang disunahkan kepada kita untuk melakukan ibadah puasa. Barangsiapa berpusa pada hari 'Asyura ini akan diampuni dosa-dosnya oleh Allah SWT. &lt;br /&gt;Adapun beberapa cara melakukan puasa 'Asyura ini sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist adalah dengan empat cara yaitu; tanggal 9 dan 10 Muharram, atau tanggal 10 dan 11 Muharram, atau tanggal 9, 10 dan 11 Muharam, atau tanggal 10 Muharram saja. Namun kita perlu mengetahui bahwa untuk cara yang ke empat ini ( puasa tanggal 10 Muharram aja )dimakruhkan oleh para ulama, karena barang siapa yang puasa pada tanggal 10 Muharram ini saja menyerupai puasanya orang Yahudi.&lt;br /&gt;Mengingat begitu mulianya bulan Muharram ini, maka sudah selayaknya kita memanfaatkan momentum ini untuk banyak istighfar dan beribadah.demikian itu karena bulan Muharram ini adalah merupakan bulan awal tahun hijriah, maka dengan banyaknya ibadah akan menjadikan pondasi kuat untuk perkembangan ibadah selanjutnya. Dengan kekuatan pondasi di awal tahun 1431 Hijriah ini,diharapkan bangunan ibadah kita semakin kokoh ditahun-tahun mendatang. Amin&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishshowab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-3112214762385144828?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3112214762385144828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3112214762385144828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/tahun-baru-hijriah-1431-h.html' title='TAHUN BARU HIJRIAH 1431 H'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-2305965764169271104</id><published>2009-12-18T15:59:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T08:33:29.491-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iman'/><title type='text'>BAGAIMANA KITA MELIHAT TAHUN HIJRIAH</title><content type='html'>Kaum Muslimin rahimakumullah...&lt;br /&gt;Disaat kita bertanya pada anak-anak kita tentang nama-nama bulan Masehi, anak-anak kita akan segera menyebutkan nama bulan Januari sampai Desember dengan hafal dan lancar. Namun apabila kita tanya mereka tentang nama-nama bulan Hijriah, maka kita sendiri selaku orang tua belum tentu hafal juga, apalagi anak-anak kita.&lt;br /&gt;Demikian itu terjadi, karena sistem pengalenderan yang berlaku di negara kita saat ini masih menggunakan kalender masehi. Bahkan, segala aktivitas, perjalanan sejarah, dan segala program yang direncanakan oleh pemerintah dari pusat sampai daerah juga menggunakan kalender masehi.&lt;br /&gt;Selain itu, bila kita memperhatikan sistim penanggalan ( baca; menulis angka kalender ) yang ada saat ini adalah dengan cara menuliskan angka kalender Masehi lebih besar dari angka kalender Hijriah. Hal ini tentu memberikan pengaruh tersendiri pada kita dan anak-anak kita berkaitan dengan sulitnya mengingat kalender Hijriah.&lt;br /&gt;Pada tahun 2009 ini, pergantian tahun Hijriah ( 1 Muharam 1431 H )terjadi pada hari Jum'at yang bertepatan dengan tanggal 18 Desember 2009.&lt;br /&gt;Bicara tentang Hijrah, maka Hijrah dalam kontek sejarah itu sudah jelas berkaitan dengan perjalanan Rasulullah dan para sahabat yang berpindah dari kota Makkah Al-Mukarramah menuju kota Madinah Al-Munawwarah. Namun, bila kita melihat Hijrah dalam kontek perjuangan, maka hal itu belum berakhir. Kita masih mempunyai kewajiban dalam memperjuangkan keimanan kita, ukhuwah kita, serta kemakmuran bangsa dan negara kita.&lt;br /&gt;Demikian pandangan saya selaku orang awam, saya yakin para pembaca yang budiman memiliki pandangan yang lebih mendalam berkaitan dengan makna Hijrah ini. Bagaimana pendapat anda...?&lt;br /&gt;Wallahu a'lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-2305965764169271104?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/2305965764169271104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/2305965764169271104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/tahun-baru-hijriah-1431-h_18.html' title='BAGAIMANA KITA MELIHAT TAHUN HIJRIAH'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-3352757000057928871</id><published>2009-12-16T20:45:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T07:52:18.850-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PEMUDA ISLAM DAN GLOBALISASI</title><content type='html'>Perputaran roda kehidupan terus bergulir dengan cepatnya, sehingga tiada terasa telah mengantar umat manusia dari tatanan kehidupan tradisional lokal menuju tatanan kehidupan modern global yang sering kita sebut dengan era globalisasi. Sebenarnya sistem globalisasi ini telah Allah amanatkan sejak dahulu kepada Nabi Muhammad Saw, melalui firmannya dalam Surah Al-Anbiya’ ayat 107 yang berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Dan tidak kami utus kamu kecuali untuk rahmat seluruh alam”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat diatas dapat kita simpulkan bahwasanya Islam adalah agama global. Karena merupakan satu sistem atau prinsipuntuk seluruh alam. Sesuai dengan pengertian globalisasi yaitu persatuan telekomunikasi dan organisasi antara seluruh masyarakat dunia untuk mengikuti satu sistem dan kaedah yang sama. Mungkin kalau saat ini organisasi yang sesuai adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yaitu organisasi satu kesatuan untuk seluruh dunia, yang tidak memandang suku dan bangsa, sehingga didalam organisasi kita bisa saling mengenal, saling bertukar pikiran dan mengisi kekurangan antara satu dengan yang lainnya. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Hujurat ayat 13 yang berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya telah kami ciptakan kamu sekalian dari laki-laki dan perempuan dan kami jadikan kamu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal”.&lt;br /&gt;Ada dua faktor pendorong yang mempengaruhi cepatnya era globalisasi ini, yang pertama majunya alat-alat transportasi berteknologi canggih dan yang kedua cepatnya alat-alat telekomunikasi elektronik.&lt;br /&gt;Cepatnya alat-alat telekomunikasi elektronik disertai dengan berkembangnya teknologi percetakan sehingga membuat aneka ragam berita yang disampaikan melalui media massa dapat segera diperoleh dengan hitungan menit atau detik. Begitu juga dengan majunya alat-alat transportasi yang membuat seseorang untuk berpergian dengan mudah dan cepat dari satu negara ke negara lain.&lt;br /&gt;Kalau kita melihat dari segi positifnya, banyak sekali manfaat-manfaat yang dapat kita petik dari sistem modern di era global ini. Diantaranya dengan majunya alat-alat telekomunikasi elektronik akan memudahkan umat Islam untuk berdakwah keseluruh penjuru dunia. Dan tidak dapat kita bayangkan kalau sampai pada saat ini belum ada yang namanya pesawat terbang, karena menurut cerita nenek moyang kita pada zaman dulu untuk melaksanakan ibadah haji dari Indonesia ke Mekkah memerlukan waktu kurang lebih enam bulan. Tetapi pada saat ini setelah mengalami kemajuan alat-alat transportasi berteknologi, Indonesia – Mekkah dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih sepuluh jam, sesampainya di Mekkah kontak keluarga yang ada di Indonesia dengan mudah dapat dilakukan dengan menggunakan handphone.&lt;br /&gt;Dengan adanya modernisasi di era globalisasi ini memang banyak sekali manfaatnya bagi umat Islam, tetapi disisi lain kita sadari atau tidak banyak sekali dampak negatifnya, khususnya bagi para remaja karena menurut “Michael Harlambus” globalisasi itu dimana batas-batas suatu negara luluh dan dirasa tidak lagi. Sehingga memudahkan budaya luar untuk masuk kenegara Indonesia tanpa filter lagi, baik itu media massa seperti televisi, banyak kita lihat kalimat “Bebas Sensor” tetapi dalam kenyataannya film-film yang ditampilkan masih bertentangan dengan norma bangsa Indonesia dan agama Islam. Sehingga dampaknya bagi para remaja khususnya bagi yang mempunyai iman yang lemah. Apa yang dilihat ingin selalu dicoba dan ditiru, tanpa filter lagi mana yang baik dan mana yang buruk, ditelevisi menayangkan tentang narkoba remajanya juga ingin mencoba narkoba, ditayangkan tentang pembunuhan remajanya juga ikut membunuh. Begitulah rawannya pemuda kita saat ini.&lt;br /&gt;Dalam menghadapi maraknya modernisasi di era globalisasi saat ini kita umat Islam pada umumnya wabil khusus para remaja harus mempunyai dua kekuatan yaitu iman dan ilmu, sebagai filter bagi budaya-budaya barat yang masuk kenegara kita.&lt;br /&gt;Sebagai seorang remaja juga kita pasti mempunyai keinginan untuk mewarnai kehidupan ini dengan warna-warna yang positif pemuda jangan hanya sebagai konsumen. Tetapi ciptakan pula kreatifitas-kreatifitas yang bisa membangun bangsa dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-3352757000057928871?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3352757000057928871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/3352757000057928871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/pemuda-islam-dan-globalisasi.html' title='PEMUDA ISLAM DAN GLOBALISASI'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-6643458590740287266</id><published>2009-12-12T15:09:00.001-08:00</published><updated>2009-12-31T07:53:04.314-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>EKSISTENSI PENDIDIKAN AGAMA DAN URGENSINYA BAGI PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyQmNregDtI/AAAAAAAAABI/q8e7bFnp8xM/s1600-h/isfahangraphic137.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyQmNregDtI/AAAAAAAAABI/q8e7bFnp8xM/s320/isfahangraphic137.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414494668456988370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana estiminasi yang dikemukakan oleh para futurolog, bahwa pada awal abad 21 ini akan muncul era baru dalam tata kehidupan manusia dimuka bumi, baik dalam aspek politik, ekonomi maupun aspek kehidupan lainnya. Implikasi globalisasi terus meluas dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Fenomena globalisasi dalam abad ini merupakan indikasi meluasnya spektrum tantangan masa depan dengan dampak semakin samarnya batas-batas politik dan ekonomi serta sosial budaya antar bangsa juga meningkatnya transparansi hubungan antar bangsa didunia ini.&lt;br /&gt;Proses globalisasi yang seakan-akan menyatukan seluruh bagian dunia dalam suatu model kehidupan bersama cenderung menghilangkan batas-batas teritorial antar negara dan menghapuskan hambatan-hambatan saluran sumber daya, komoditas dan informasi. Dengan demikian, kita harus menyadari bahwa peningkatan sumber daya manusia begitu urgent dan signifikan.&lt;br /&gt;Perdagangan bebas dunia yang segera akan digulirkan sudah pasti menumbuhkan persaingan ketat dalam berbagai hal terutama kaitannya dengan mutu produksi dan para produsen barang itu sendiri. Dengan masuknya sumber daya luar negeri ke Indonesia yang begitu bebas akan berimbas pada kondisi lapangan kerja yang ada. Mereka dengan kredibilitas dan keahliannya tentu terus mengalir mengisi lapangan kerja kita yang pada akhirnya melahirkan persaingan mutu dengan apa yang kita miliki.&lt;br /&gt;Dalam rangka meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia prioritasnya para generasi muda Islam secara menyuluruh supaya siap bersaing dengan masyarakat dari negara lain, maka pendidikan agama jelas sangat dibutuhkan. Demikian itu karena agama merupakan pegangan, rujukan, tempat konsultasi, penyeimbang dan pembawa kehangatan bagi hubungan sesama manusia.&lt;br /&gt;Jalur pendidikan agama merupakan salah satu jalur pembinaan yang sangat potensial dan mutlak diperlukan, sebab pada tataran realita bahwa pendidikan merupakan unsur utama dalam rangka pembangunan sumber daya manusia prioritasnya generasi Islam Indonesia.&lt;br /&gt;Pendidikan Islam yang mengidentifikasi sasaran dengan bersumberkan Al-Qur’an berusaha mengantarkan manusia mencapai keseimbangan pribadi secara menyeluruh. Firman Allah SWT :&lt;br /&gt;“Dan diantara mereka ada yang berdo’a : Ya tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka”.&lt;br /&gt;Namun satu hal penting yang sudah selayaknya menjadi materi muhasabah (intropeksi diri) bagi kita umat Islam, apakah pendidikan Islam dalam era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini masih relevan terutama jika dikaitkan dengan kontribusinya bagi pembentukan budaya modern yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan ilmu dan teknologi.&lt;br /&gt;Pendidikan Islam sebagai warisan periode hasil akhir, dewasa ini masih cenderung dikonsepsikan sebagai lembaga yang hanya mencetak lulusan yang dipersiapkan untuk menjadi tenaga ahli dalam urusan keagamaan atau hal-hal yang berkaitan langsung dengan kehormatan semata.&lt;br /&gt;Konsep seperti itu pada dasarnya bertentangan dengan idealitas Islam yang diyakini sebagai rahmatan lil’alamin serta penuntun umat manusia dalam semua aspek kehidupan sepanjang zaman dalam berbagai strata kehidupan dan peradaban umat manusia.&lt;br /&gt;Pendidikan Islam selayaknya bukan hanya dipahami sebagai “ciri khas” jenis pendidikan yang berlatar belakang keagamaan, akan tetapi pendidikan Islam harus diformulasikan sebagai suatu upaya atau proses pencarian, pembentukan atau proses pengembangan sikap dan perilaku untuk mencari, mengembangkan, memelihara serta menggunakan ilmu dan perangkat teknologi atau keterampilan demi kepentingan manusia sesuai dengan ajaran Islam.&lt;br /&gt;Eksistensi pendidikan Islam bukan hanya mentranformasikan ilmu, penampilan, kepekaan rasa (budaya) dan kepekaan agama, tetapi lebih dari itu diharapkan mampu membekali para anak didik mengantisipasi persoalan-persoalan yang sedang dan yang akan dihadapinya dimasa-masa mendatang.&lt;br /&gt;Orientasi pendidikan Islam yang futuristic (baca : masa yang akan datang) ini sebagaimana yang dipesankan Al-Qur’an yang artinya :&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri manusia memperhatikan hal-hal apa yang hendak dilakukan bagi hari esoknya. Dan bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah maha mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan”.&lt;br /&gt;Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 2 tahun 1989 jelas mempertegas kedudukan pendidikan agama dalam sistem pendidikan nasional adalah “Mencerdaskan kehidupan bangsa dan pengembangan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur memiliki pengetahuan dan keterampilan kesejahteraan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap yang mandiri serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan”.&lt;br /&gt;Urgensi pendidikan Islam di Indonesia begitu jelas utamanya yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia, pendidikan Islam di Indonesia dikembangkan dan diletakkan sebagai dasar tumbuhnya kepribadian manusia Indonesia yang paripurna, sehingga keberadaannya selalu dibentukkan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat intelektual yang beraqidah, bersyari’ah dan berakhlak mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-6643458590740287266?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/6643458590740287266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/eksistensi-pendidikan-agama-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/6643458590740287266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/6643458590740287266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/eksistensi-pendidikan-agama-dan.html' title='EKSISTENSI PENDIDIKAN AGAMA DAN URGENSINYA BAGI PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyQmNregDtI/AAAAAAAAABI/q8e7bFnp8xM/s72-c/isfahangraphic137.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-8347813450859996015</id><published>2009-12-11T22:39:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T07:53:49.789-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>SAYYIDINA ALI BIN ABI THALIB DAN SEPULUH PENANYA</title><content type='html'>Pada suatu ketika, datanglah sepuluh orang kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karromallaohu Wajhahu. Kesepuluh orang itu berkata kepada Ali ; “Bolehkah kami mengajukan suatu pertanyaan kepada tuan?”. Jawab beliau ; “Tentu saja tuan-tuanboleh saja bertanya”.&lt;br /&gt;Kata mereka, “Cobalah terangkan manakah yang lebih baik antara ilmu dan harta? Berilah kami sepuluh orang ini, masing-masing satu jawaban”.&lt;br /&gt;Setelah itu Sayyidina Ali bin Abi Thalib memberikan sepuluh macam jawaban kepada mereka sebagaimana berikut ini.&lt;br /&gt;Kepada orang pertama, beliau berkata; “Ilmu adalah warisan Nabi-Nabi, sebaliknya kekayaan adalah peninggalan Pharao (Fir’aun). Karena itu jelaslah bahwa ilmu lebih baik dari harta”.&lt;br /&gt;Kepada orang kedua, beliau berkata; “Kalau harta kita mesti menjaganya akan tetapi kalau ilmu justru akan menjaga kita. Maka ilmu lebih baik dari harta”.&lt;br /&gt;Jawaban untuk orang ketiga, “Orang yang banyak harta banyak musuhnya sedangkan orang yang banyak ilmunya banyak temannya. Karena itu ilmu lebih baik daripada harta”.&lt;br /&gt;Ilmu lebih baik daripada harta kekayaan, kata Ali kepada orang keempat. Demikian itu bila disebarkan maka akan bertambah banyak, sedangkan harta jika dibagi-bagikan maka semakin berkurang.&lt;br /&gt;Ilmu adalah lebih baik, karena orang yang berilmu itu tetap mulia, sedangkan orang yang berharta ada kemungkinan menjadi orang melarat dan hina. Demikian jawaban Sayyidina Ali kepada orang kelima.&lt;br /&gt;Kepada orang keenam, beliau berkata; “Ilmu itu lebih baik dari harta kekayaan, karena ilmu tidak dapat dicuri sedangkan harta kekayaan dapat dicuri”.&lt;br /&gt;Kata Sayyidina Ali selanjutnya kepada orang ketujuh; “Ilmu lebih baik karena ia tak dapat lenyap karena waktu, sebaliknya harta kekayaan dapat lenyap karena waktu dan peredaran masa”.&lt;br /&gt;Jawaban Sayyidina Ali kepada orang kedelapan, ilmu adalah lebih baik, karena ia tak ada batasnya sedangkan kekayaan ada batasnya dan dapat diadakan perhitungan.&lt;br /&gt;Kalau dibandingkan harta maka ilmu adalah lebih baik, jawaban Sayyidina Ali kepada orang kesembilan. Demikian itu karena ilmu memberi sinar kepada jiwa kita, sedangkan harta dapat menimbulkan kegelapan dalam jiwa.&lt;br /&gt;Ilmu adalah lebih baik, kata Sayyidina Ali kepada orang yang terakhir. Karena yang ada pada Nabi-lah yang menggerakkan Nabi untuk berkata pada Allah SWT, “Kami berbakti dan taat kepada-Mu karena kami adalah hamba-Mu”. Sebaliknya kekayaan menjadi Pharao (Fir’aun) dan Namrud menjadi demikian angkuhnya, sehingga mereka menjadi sombong dan mengingkari Allah Pencipta Alam.&lt;br /&gt;Demikian sepuluh jawaban Sayyidina Ali kepada sepuluh orang penanya yang menjelaskan nilai bagi orang yang berilmu dibanding dengan orang yang berharta. Jelaslah bahwa ilmu adalah sebaik-baik sesuatu, yang menimbulkan kemaslahatan lagi tahan lama, apalagi kekal.&lt;br /&gt;Konklusi yang dapat kita ambil adalah bahwa hidup kalbu karena ilmu, hidup badan karena makanan (harta kekayaan). Ilmu dan atau harta kekayaan itu suatu alat, untuk mencapai kemajuan yang pesat, bila berlandaskan akal yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-8347813450859996015?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/8347813450859996015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/sayyidina-ali-bin-abi-thalib-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/8347813450859996015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/8347813450859996015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/sayyidina-ali-bin-abi-thalib-dan.html' title='SAYYIDINA ALI BIN ABI THALIB DAN SEPULUH PENANYA'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-1713101726636547962</id><published>2009-12-11T22:23:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T07:54:42.694-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>KUNCI SUKSES ITU BERNAMA ITQON</title><content type='html'>Dalam rumusan tujuan Pendidikan Nasional seperti yang terangkum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional terlihat ada 2 (dua) sasaran pokok yang ingin dicapai yaitu pertama, kecerdasan kehidupan bangsa dan yang kedua adalah pengembangan manusia Indonesia seutuhnya.&lt;br /&gt;Bangsa yang cerdas adalah bangsa yang menyadari kemampuan, memahami kedudukan dan peran dalam pergaulan antar bangsa, memiliki proyeksi masa depan yang tidak terlepas dari masa kini dan masa silam serta mengerti masalah dan cara menanggulanginya. Manusia seutuhnya adalah manusia yang mengembangkan struktur kehidupan selaras dalam berhubungan dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan sekitar serta serasi dalam hubungan antar bangsa dan antara cita-cita kehidupan duniawiyah dan ukhrawiyah.&lt;br /&gt;Pendidikan Islam itu memperhatikan berbagai ajaran yaitu mengajar murid dengan pengajaran-pengajaran agama Islam dari berbagai aspeknya. Selama agama itu adalah kehidupan yang meliputi setiap pengajaran yang dijadikan Tuhan Penciptanya untuk menjadi adap dan akhlak bagi suatu golongan manusia yang meliputi kehidupan mereka seluruhnya. Maka pendidikan Islam memperhatikan semua itu dengan arti dia adalah kehidupan itu sendiri. Dari sini jelaslah bahwa Islam bukan hanya memperhatikan akhlak saja atau aqidah saja atau ibadat saja melainkan dia memperhatikan lebih besar dari ini semua yang pada akhirnya akan dapat mencapai kemajuan yang istimewa dalam berbagai hal.&lt;br /&gt;Dalam rangka mencapai kemajuan yang istimewa tersebut umat Islam harus menggunakan metode yang tepat dan sesuai dengan aturan shoohibus syaari’ Allah SWT. Diantara beberapa unsur sebagai kunci sukses yang nharus dimiliki bagi setiap jiwa muslim adalah unsur keseriusan, ketelitian, kecermatan, kesungguhan dalam melakukan suatu pekerjaan. Unsur-unsur seperti ini dalam Islam lebih dikenal dengan istilah Itqon.&lt;br /&gt;Islam mendorong umatnya untuk melakukan segala sesuatu secara sungguh-sungguh. Sungguh Allah itu sangat mencintai orang yang bekerja dengan benar, maksimum dan dilakukan secara sungguh-sungguh dengan penuh mujahadah. Itulah makna yang terkandung dalam istilah Itqon.&lt;br /&gt;Itqon atau etos kerja yang tinggi sangat diperlukan dan harus terhujam dalam benak dan jiwa para generasi rabbani. Terlebih lagi di era modern saat ini. Ketertinggalan dan kekalahan kita dalam bersaing dengan bangsa lain akan semakin meruncing dan semakin nyata disaat kita melepaskan baju Itqon tersebut.&lt;br /&gt;Wahai para generasi muda Islam Indonesia, ditanganmulah maju dan mundurnya bangsa. Kalian memegang setumpuk amanah keumatan dan tongkat estafet perjuangan bangsa. Serulah takbir dan terus maju tuntaskan perubahan. Orang yang itqon, akan penuh percaya diri dan tetap istiqomah dalam melaksanakan berbagai tugas yang dibebankan kepadanya. Mereka yakin bahwa pertolongan Allah pasti akan segera datang.&lt;br /&gt;Sungguh suatu hal yang sangat disayangkan disaat itqon tidak lagi ada dalam diri. Demikian itu karena, kala itqon tidak tertanam pada diri seseorang, maka yang akan timbul adalah keengganan dan kemalasan dalam melaksanakan tugas. Ia lemah semangat tak punya keinginan untuk maju yang pada akhirnya ia akan menjadi sampah masyarakat, beban negara dan umat.&lt;br /&gt;Tertanamnya sikap itqon akan melahirkan sebuah kedisiplinan tinggi yang akan berujung kepada karya dan kerja yang optimal. Dengan itqon maka tujuan pendidikan sebagaimana yang terangkum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan pengembangan manusia Indonesia seutuhnya pasti akan terealisasi.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-1713101726636547962?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/1713101726636547962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/kunci-sukses-itu-bernama-itqon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/1713101726636547962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/1713101726636547962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/kunci-sukses-itu-bernama-itqon.html' title='KUNCI SUKSES ITU BERNAMA ITQON'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-6353771729233040670</id><published>2009-12-11T16:38:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T06:00:00.506-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>PENGERTIAN NAFSU DAN PEMBAGIANNYA</title><content type='html'>Nafsu secara etimologi berarti jiwa. Adapun nafsu secara terminologis ilmu tasawwuf akhlaq, nafsu adalah dorongan-dorongan alamiah manusia yang mendorong pemenuhan kebutuhan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun penertian hawa nafsu adalah sesuatu yang disenangi oleh jiwa kita yang cenderung negatif baik bersifat jasmani maupun nafsu yang bersifat maknawi. Nafsu yang bersifat jasmani yaitu sesuatu yang berkaitan dengan tubuh kita seperti makanan, minum, dan kebutuhan biologis lainnya, Nafsu yang bersifat maknawi yaitu, nafsu yang berkaitan dengan kebutuhan rohani seperti, nafsu ingin diperhatikan orang lain, ingin dianggap sebagai orang yang paling penting, paling pinter, paling berperan, paling hebat, nafsu ingin disanjung dan lain-lain.Hawa nafsu inilah yang mengakibatkan pengaruh buruk / negatif bagi manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi tahapan nafsu terbagi menjadi tiga bagian yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nafsu amarah&lt;br /&gt;Yaitu jiwa yang masih cenderung kepada kesenangan-kesenangan yang rendah, yaitu kesenangan yang bersifat duniawi. Nafsu ini berada pada tahap pertama yang tergolong sangat rendah, karena yang memiliki nafsu ini masih cenderung kepada perbuatan-perbuatan yang maksiat. Secara alami nafsu amarah cenderung kepada hal-hal yang tidak baik. Bahkan, karena kebiasaan berbuat keburukan tersebut, bila mana dia tidak melakukannya, maka dia akan merasa gelisah, sakau dan gundah gulana. &lt;br /&gt;Allah SWT berfirman dalam al-qur’an &lt;br /&gt;Artinya: Sesungguhnya nafsu itu suka mengajak ke jalan kejelekan, kecuali (nafsu) seseorang yang mendapatkan rahmat Tuhanku (QS. Yusuf : 53).&lt;br /&gt;2. Nafsu Lawwamah&lt;br /&gt;Yaitu jiwa yang sudah sadar dan mampu melihat kekurangan-kekurangan diri sendiri, dengan kesadaran itu ia terdorong untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan rendah dan selalu berupaya melakukan sesuatu yang mengantarkan kebahagian yang bernilai tinggi. &lt;br /&gt;Ustadz Arifin ilham pernah mengatakan , bahwa orang yang masih memiliki nafsu lawammah ini biasanya disaat ia melakukan maksiat/dosa maka akan timbul penyesalan dalam dirinya, namun dalam kesempatan lain ia akan mengulangi maksiat tersebut yang juga akan diiringi dengan penyesalan-penyesalan kembali. Selain itu ia juga menyesal kenapa ia tidak dapat berbuat kebaikan  lebih banyak Nafsu ini tergolong pada tahap kedua, nafsu ini disinyalir Al-Qur’an :&lt;br /&gt;Artinya : Dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri). (QS. Al- Qiyamaah : 2).&lt;br /&gt;3. Nafsu Mutmainnah&lt;br /&gt;Yakni jiwa tenang, tentram, karena nafsu ini tergolong tahap tertinggi, nafsu yang sempurna berada dalam kebenaran dan kebajikan, itulah nafsu yang dipanggil dan dirahmati oleh Allah SWT, Sebagaimana firman-Nya:&lt;br /&gt;Artinya : Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. (QS. Al - Fajr : 27-28).&lt;br /&gt;Dalam ayat lain Allah menghiburnya yaitu :&lt;br /&gt;Artinya : Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. (QS. Asy – Syams : 9).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-6353771729233040670?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/6353771729233040670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/pengertian-nafsu-dan-pembagiannya_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/6353771729233040670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/6353771729233040670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/pengertian-nafsu-dan-pembagiannya_11.html' title='PENGERTIAN NAFSU DAN PEMBAGIANNYA'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1664398316210098691.post-7765117576878541690</id><published>2009-12-10T02:46:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T18:44:45.550-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>MAKNA SALAM</title><content type='html'>Ø      Salam dalam Islam berbeda dengan ucapan “selamat Pagi”, “Selamat Siang”, ”good morning”, atau ucapan salam lainnya.&lt;br /&gt;Ø      Salam dalam Islam mengandung makna yang dalam. Salam merupakan do’a yang tulus dari seorang Muslim kepada Muslim lainnya yang mampu membuat orang terjaga, baik fisik, batin, maupun akidahnya. Sebagian ulama’ mengartikan salam denga; “Semoga engkau dalam penjagaan Allah”. Atau ; “Selamat, semoga keselamatan dari Allah tetap bagimu.”&lt;br /&gt;Ø      Salam dalam Islam juga merupakan syiar. Orang yang mengucapkan salam dengan tulus, terjamin keislamannya.&lt;br /&gt;Ø      Salam mampu membuat kita merasa aman; kita tidak akan didzalimi atau mendzalimi orang lain. Sehingga kekuatan ukhuwah bisa terbangun.&lt;br /&gt;Ø      Jadi kesimpulannya, salam merupakan amal yang multi efek buat kita sendiri. Salam dapat menjadi amal kebaikan.  Salam, selain berpahala juga sedekah do’a.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1664398316210098691-7765117576878541690?l=masichsan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masichsan.blogspot.com/feeds/7765117576878541690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/makna-salam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/7765117576878541690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1664398316210098691/posts/default/7765117576878541690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masichsan.blogspot.com/2009/12/makna-salam.html' title='MAKNA SALAM'/><author><name>M. Ichsanudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01097547577873279479</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_YXqYOz85ybY/SyDcVq_2M3I/AAAAAAAAAAM/9_r00kLYqEU/S220/se.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
